Arsenal Mendapat Ijin Kerja Untuk Bek Villarreal Gabriel Paulista

Campbell membantu Kosta Rika mencapai perempat-final pada Piala Dunia di Brasil tahun 2014
Arsene Wenger – Gabriel Paulista memiliki “potensi yang baik” dan bisa beradaptasi dengan sepak bola Inggris

Arsenal telah mendapat izin kerja untuk bek Villarreal, Gabriel Paulista dan berharap untuk mengkonfirmasi penandatanganan kontraknya dalam 24 jam mendatang.

Klub La Liga, Villarreal telah mengatakan bahwa kesepakatan dasar telah tercapai untuk pemain berusia 24 tahun senilai 15 juta Pounds tersebut. Menurut klub Spanyol itu, striker The Gunners, Joel Campbell, 22, akan pindah ke Vilarreal dengan status sebagai pemain pinjaman.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger telah mengatakan membuka pemain Brazil yang belum pernah tampil pada pertandingan internasional tersebut memiliki “potensi yang baik” dan bisa beradaptasi dengan sepak bola Inggris. Wenger membenarkan pada hari Kamis lalu bahwa klub Liga Premier yang dipimpinnya sedang terlibat dalam pembicaraan mengenai penandatanganan bek tengah, yang bergabung dengan Villarreal dari klub Brasil, Vitoria pada tahun 2013 tersebut.

Setelah The Gunners menang 3-2 dalam ajang Piala FA di Brighton pada hari Minggu, Wenger menambahkan: “Paulista adalah bek tengah, tapi ia juga bisa bermain di sisi sayap. “Dia tinggi dan cepat. Dia memiliki peluang yang bagus untuk dapat beradaptasi dengan sepakbola Inggris.”

Campbell, yang diklaim akan bergabung dengan Villarreal sebagai pemain pinjaman hingga akhir musim, menandatangani kontrak dengan Arsenal pada tahun 2011 dari klub Kosta Rika, Deportivo Saprissa SAD.  Sejak saat itu dia telah dipinjamkan ke klub Prancis FC Lorient, klub Spanyol Real Betis dan klub Yunani Olympiakos. Campbell membantu Kosta Rika mencapai perempat-final pada Piala Dunia di Brasil tahun 2014 lalu dan telah membuat 10 penampilan – tanpa mencetak gol – untuk Arsenal musim ini.

Arsenal – Villarreal Mengatakan Kesepakatan Gabriel Paulista Pada Prinsipnya Sudah Disetujui

Arsenal harus mengamankan izin kerja terlebih dahulu sebelum menyelesaikan kesepakatan untuk pemain asal Brasil, Gabriel Paulista
Pemain bertahan Villarreal, Gabriel Paulista akan bergabung dengan Arsenal

Menurut klub Spanyol, Villarreal, pemain bertahan mereka Gabriel Paulista akan bergabung dengan Arsenal dan striker Arsenal, Joel Campbell akan pindah ke Vilarreal dengan status sebagai pemain pinjaman.

Klub La Liga tersebut mengatakan bahwa pada prinsipnya kesepakatan itu telah disetujui oleh kedua belah pihak untuk kepindahan pemain senilai 15 juta Pounds berusia 24 tahun itu ke London. Mereka juga mengatakan pemain asal Kosta Rika, Campbell yang saat ini berusia 22 tahun akan pindah ke Spanyol untuk sisa musim ini. Namun, Arsenal harus mengamankan izin kerja terlebih dahulu sebelum menyelesaikan kesepakatan untuk pemain asal Brasil tersebut.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger menegaskan pada hari Kamis bahwa klub Liga Premier yang dipimpinnya sedang dalam pembicaraan untuk mengontrak bek tengah, yang bergabung dengan Villarreal dari klub Brasil, Vitoria pada tahun 2013 tersebut. Mengingat izin kerja yang memiliki potensi untuk menjadi masalah, ia mengatakan ada kemungkinan 50-50 bagi sang pemain untuk dapat pindah ke Emirates Stadium.

Campbell dibeli oleh Arsenal pada tahun 2011 dari klub Kosta Rika, Saprissa. Sejak saat itu dia telah dipinjamkan ke klub Perancis, Lorient, klub Spanyol, Real Betis dan klub Yunani, Olympiakos. Campbell membantu negaranya mencapai perempat final Piala Dunia di Brasil pada tahun 2014 lalu dan telah membuat 10 penampilan – namun tanpa mencetak gol – untuk Arsenal di musim ini.

Kemarahan Van Gaal Akibat Penampilan Buruk Di Babak Pertama Pertandingan Piala FA

Manchester United tidak mampu menampilkan perbedaan kelas mereka dan tampil di jauh bawah standar
Louis van Gaal sekali lagi dibuat “marah” di babak pertama ketika Manchester United ditahan imbang 0-0 oleh klub Liga Dua, Cambridge United di babak keempat Piala FA

Para bintang Manchester United sekali lagi menerima kemarahan manajer mereka, Louis van Gaal akibat penampilan yang buruk di babak pertama dalam pertandingan Piala FA melawan Cambridge United yang berakhir imbang 0-0.

Louis van Gaal sekali lagi dibuat “marah” di babak pertama ketika Manchester United ditahan imbang 0-0 oleh klub Liga Dua, Cambridge United di babak keempat Piala FA. Ada 76 peringkat yang memisahkan kedua tim di piramida sepakbola Inggris, tapi Manchester United tidak mampu menampilkan perbedaan kelas mereka dan tampil di jauh bawah standar pada babak pertama pertandingan yang berlangsung pada hari Jumat di Stadion Abbey. Permainan yang jauh lebih baik ditampilkan setelah istirahat paruh waktu dan Manchester United hampir membuat terobosan melalui Radamel Falcao dan Robin van Persie.

Manajer Van Gaal dibuat kesal oleh permainan buruk timnya dan menunjuk pertandingan terakhir melawan Yeovil Town and QPR sebagai contoh di mana mereka mengalami kesulitan di babak pertama. “Tentu saja frustasi. Kami membuat kesalahan yang sama seperti saat melawan Yeovil Town and QPR, kami melakukan gaya bermain yang kurang lebih sama di babak pertama, “katanya kepada BBC Sport. “Saya harus marah lagi tapi itu adalah bagian dari pekerjaan saya. Di babak kedua, kami tampil jauh lebih baik, tapi untunglah kami masih tetap berada dalam kompetisi ini. Itu adalah hal yang paling penting. Saya sangat ingin merasa sangat senang di akhir babak pertama. Tapi hasil pertandingan tidak bisa selalu sama. “Suasana dan para pendukung di sini sangatlah fantastis. Anda selalu tahu sebelum pertandingan dimulai bahwa semua aspek dalam permainan seperti ini melawan Anda.

“Saya hanya bisa memberikan pujian kepada pelatih [dari Cambridge] dan juga kepada staf mereka, mereka melakukan hal yang luar biasa. Tapi seperti yang sudah saya katakan bahwa setiap aspek dalam pertandingan melawan kami – lapangan, wasit, segala sesuatu yang dapat Anda pikirkan, semuanya melawan Anda. Juga para penggemar tentu saja, tapi saya pikir itu bagus. ” Van Gaal melanjutkan untuk menekankan pentingnya kompetisi ini bagi Manchester United di musim ini mengingat mereka tertinggal 12 poin dari pemimpin klasmen Chelsea di Liga Premier. Dia menambahkan: “Piala FA sangat penting – itu adalah gelar yang paling penting bagi kami. Sekarang jauh lebih sulit untuk memenangkan Liga Premier, jadi Piala FA adalah juga merupakan tujuan kami. “

Manajer Cambridge, Richard Money merasa timnya tampil sangat mengesankan di babak pertama dan merasa senang atas imbalan keuangan yang akan mereka dapatkan dari pertandingan ulang. “Ini merupakan prestasi yang luar biasa bagi klub secara finansial,” katanya kepada BBC Radio 5 live. “Saya pikir di babak pertama kami memberikan ancaman kepada lawan kami, kami mengambil bola dari mereka di daerah berbahaya, dua pemain sayap kami tampak mengancam, eksekusi bola-bola mati kami kami sangat baik – kami hampir mencetak satu gol. “Babak kedua adalah seperti apa yang Anda lihat. Bantuan datang, dan hasil pertandingan benar-benar ditentukan dari seberapa baik pengaturan pertahanan Anda. “