Apa Jadinya InterMilan Tanpa Pirelli?

InterMilan sangat lekat dengan Pirelli begitupun dengan Pirelli sangat lekat dengan InterMilan, sejak beberapa dekade silam Pirelli memang sangat identik sebagai sponsor utama yang menghiasi baju InterMilan. Beberapa pemain dan pelatih datang dan pergi namun Pirelli tetap menghiasi baju InterMilan hingga saat ini. Mungkin Pirelli bisa dibilang sebagai sponsor baju terlama yang pernah bekerjasama dengan tim besar Eropa. Namun beberapa tahun terakhir kontrak kerjasama yang sudah dijalani dengan baik oleh kedua pihak terancam berhenti.

Alasannya karena InterMilan tidak lagi ganas di Serie-A, bahkan di kompetisi Eropa tim yang bermarkas di Guiseppe Meazza ini beberapa kali absen sehingga sangat merugikan Pirelli untuk branding di Eropa. Pirelli berharap InterMilan seperti yang dahulu dimana mereka tidak pernah absen di Eropa dan banyak berbicara di kompetisi ini. Tak pelak hal ini membuat punggawa Inter bergerilya untuk melobi kembali Pirelli agar mau bekerjasama.

Kontrak kerjasama yang saat ini sedang berjalan akan berakhir pada akhir musim nanti, lobi yang dilakukan pihak Inter Milan berbuah hasil pada awal tahun ini setelah Pirelli bersedia untuk menawarkan kontrak kerjasama selama 3 tahun ke depan dengan  nilai transfer 30 Juta Euro. Namun kabarnya nilai ini belum memuaskan Erick Thohir sebagai pemilik Inter, nilai 30 Juta Euro dianggap Thohir masih kecil dan belum menemukan porsi yang ideal.

Di lain pihak maskapai raksasa asal Abu Dhabi, Etihad Airways sudah menyodorkan tawaran yang lebih menggiurkan untuk mengisi nama di bagian depan baju punggawa InterMilan. Etihad menawarkan kontrak senilai 125 juta Euro untuk durasi 5 tahun kerjasama. Tawaran kontrak sponsor InterMilan yang demikian besar tentu membuat petinggi Nerazzuri berpikir 2 kali untuk menolak. Namun di lain sisi Inter dan Pirelli sudah menjalin kerjasama selama puluhan tahun, tentu akan ada nilai historis yang terbuang andai Inter tidak lagi memakai sponsor Pirelli.

Sekarang akhir musim tidak akan lama lagi berakhir petinggi Inter harus segera memutuskan  akan memperpanjang kontrak dengan Pirelli, atau mendepak sejarah dengan menggandeng Etihad sebagai partner sponsor yang baru.