Arsenal Belum Berani Layangkan Tawaran Resmi ke Riyadh Mahrez

Arsenal Belum Berani Layangkan Tawaran Resmi ke Riyadh Mahrez
Arsenal Belum Berani Layangkan Tawaran Resmi ke Riyadh Mahrez

Riyadh Mahrez mengaku sangat senang mendapatkan pujian dari pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Namun sang pemain menyatakan belum ada tawaran resmi dari kubu Arsenal untuk mengontraknya. Mahrez memang sudah menyatakan keinginannya untuk hengkang dari Leicester City di musim 2017/2018 depan. Arsenal menjadi klub yang dikabarkan paling tertarik untuk mendatangkan Mahrez.

Baru-baru ini Arsene Wenger memang memberikan pujian kepada sosok Riyadh Mahrez. Tak ayal, hal itu menimbulkan spekulasi bahwa Arsenal akan segera mengontrak pemain terbaik Liga Inggris musim 2015/2016 lalu tersebut. Namun pada kenyataannya belum ada tawaran yang diterima secara resmi oleh Mahrez maupun Leicester City.

Mahrez pun membenarkan kabar jika belum ada tawaran resmi dari pihak Arsenal untuknya. Namun Mahrez juga mengaku senang karena mendapatkan pujian dari pelatih top seperti Arsene Wenger. Mahrez pun memilih untuk menunggu tawaran resmi dari klub yang benar-benar meminatinya.

“Sebuah kehormatan besar ketika mendapatkan pujian seperti ini dari pelatih besar di persepakbolaan dunia. Tapi ada perbedaan besar antara kata-kata, spekulasi dan tawaran resmi, jadi belum ada tawaran yang benar-benar resmi di depan meja untuk saat ini. Apalagi Arsene Wenger mengatakan jika belum ada yang konkrit,” tegas mantan gelandang Le Harve.

Sebenarnya tak hanya Arsenal saja yang dikabarkan tertarik untuk mendatangkan Riyadh Mahrez. Salah satu klub yang juga menginginkan jasa Mahrez adalah juara Ligue 1 Perancis, AS Monaco. Namun seperti halnya Arsenal, belum ada tawaran resmi dari AS Monaco untuk Riyadh Mahrez.

“Saya dan pemilik klub setuju bahwa saya akan bertahan semusim lagi setelah memenangkan Premier League. Kini, saat yang tepat untuk pergi. Kami akan melihat bagaimana masa depan saya. Saya sendiri tak tahu dimana saya akan bermain musim depan,” pungkas gelandang timnas Aljazair tersebut.

Sejak berhasil mengantarkan Leicester City menjadi juara Premier League dan meraih gelar pemain terbaik Premier League, nama Riyadh Mahrez langsung melambung tinggi. Banyak tim besar yang saat itu dikabarkan tertarik untuk mengontraknya. Namun Mahrez memilih untuk bertahan setahun lagi bersama dengan Leicester.