Philippe Coutinho Hampir Diganti Sebelum Mencetak Gol Kemenangan – Rodgers

Kedua belah pihak bertemu di pertandingan terakhir musim 2014 - 2015, ketika The Potters menang telak dengan skor 6-1
Gelandang asal Brasil, Coutinho mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut lewat tendangan jarak jauh yang menakjubkan

Manajer Liverpool, Brendan Rodgers mengatakan bahwa dia hampir mengganti Philippe Coutinho sebelum pemainnya itu mencetak gol kemenangan bagi timnya di kandang Stoke.

Gelandang asal Brasil, Coutinho mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut lewat tendangan jarak jauh yang menakjubkan dalam sebuah pertemuan yang hampir seluruhnya membosankan. “Anda harus tetap memasang dia di lapangan selama yang Anda bisa, karena dia memiliki saat-saat untuk mencetak gol seperti itu,” kata Rodgers. “Saya lega saya tidak menarik dia keluar lapangan, tetapi saya tidak tidak bisa mengaku sebagai seorang jenius. Itu merupakan sebuah keberuntungan bahwa dia mendapat mencetak gol itu dan tetap berada di lapangan.”

Manajer asal Irlandia Utara itu menambahkan: ” Coutinho bermain dengan sangat baik untuk dapat bertahan sepanjang pertandingan karena ia baru kembali dari Copa America selama tiga minggu. “Dia melakukannya dengan baik untuk mengubah operan dari Steve Sidwell menjadi gol dengan sentuhan yang indah. Mengalahkan Jack Butland menunjukkan kualitas yang sebenarnya dari gol itu.” Kedua belah pihak bertemu di pertandingan terakhir musim 2014 – 2015, ketika The Potters menang telak dengan skor 6-1. Meskipun timnya mengalami kekalahan telak, Rodgers tetap menjabat sebagai manajer Liverpool dan merasa puas dengan perkembangan timnya selama musim panas.

“Untuk bisa meraih kemenangan dan melakukannya dari tempat di mana kami berada 11 minggu yang lalu – Saya pikir itu adalah kinerja kolektif yang luar biasa. Jelas terasa lebih baik dari 11 minggu yang lalu,” katanya. “Anda tidak pernah bisa menjamin Anda akan menang atau kalah, tapi bagi saya yang penting adalah tentang memastikan kepribadian tim. “Sebelas minggu yang lalu kami masih sangat jauh dari itu – hari itu terasa sangat memalukan. Pertandingan itu adalah pertandingan satu diantara seribu, permainan yang unik, tetapi masih tetap bisa terjadi. Itu saja .”